Pentingnya Peran Serta Seluruh Umat

Baru saja saya sadari bahwa ternyata kami hidup berkeluarga dan tinggal di wilayah Santo Paulus Sampangan seumur dengan gereja itu sendiri, 40 tahun.

Kami saling menerimakan Sakramen Perkawinan di gereja Randusari Katedral Semarang pada Tanggal 7 Agustus 1977, dan pada akhir Agustus 1977 itu pula, kami pindah menempati rumah yang sampai sekarang ini kami diami. Rumah kami masuk di lingkungan Santo Yohanes Pembaptis Sampangan Baru.

Pada bulan yang sama, tepatnya tanggal 21 Agustus 1977 jam 08.00, Wilayah Sampangan diresmikan oleh Romo Alexander Djojosiswojo, Pr. (alm) dalam perayaan Ekaristi. Perayaan tersebut bertempat di halaman gereja, jalan Menoreh Utara Raya no 5 – 7 Sampangan, Gajahmungkur kota Semarang. Di tempat ini pula awal cikal bakal berdirinya bangunan gereja Santo Paulus Sampangan.

Dengan berbagai alasan saya akui, bahwa di saat – saat awal tinggal di wilayah Sampangan, kami belum bisa berpartisipasi secara pantas di dalam aktivitas gereja Sampangan. Maka pada kesempatan yang berbahagia ini, tentunya kami menghaturkan syukur kepada Allah Bapa, selaku umat yang tinggal selama 40 tahun di wilayah Sampangan, kami boleh berpartisipasi secara aktif. Kami mengucap syukur atas respon, peran aktif, dan dukungan umat atas pelaksanaan event – event tetap seperti Paskah, Pesta Nama Pelindung Gereja & Ulang tahun berdirinya gereja Sampangan, Natal, serta program – program yang dilaksanakan pengurus wilayah.

Akhir kata, selain ucapan syukur atas segala penyertaan dan kasih karunia Allah Bapa, saya berharap pada teman – teman pengurus Wilayah hendaknya mempertahankan peran sertanya. Kepada umat, saya juga tetap berharap dukungan doa, dukungan fisik, dukungan finansial, sehingga apa yang kita cita – citakan bersama dapat segera tercapai.

 

Berkah Dalem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *