Melewati 40 Tahun GSPS

Gregorius Nazianze Masdjojo

Para Romo Paroki Katedral, Dewan Paroki Katedral, Dewan Pengurus Wilayah dan seluruh umat Gereja Santo Paulus Sampangan khususnya patut bersyukur tiada hentinya, karena Gereja sebagai pusat Peribadatan kita telah berumur 40 tahun pada tanggal 21 Agustus 2017. Hitungan dasar yang digunakan oleh Romo bersama Pengurus Wilayah adalah pernyataan yang ditulis dalam Buku Kenangan 30 Tahun Gereja Santo Paulus Sampangan, 2007 sebagai berikut:

Peresmian momentum ini berlangsung dalam misa kudus oleh Rm. A. Djajasiswaja, Pr  yang dilaksanakan di halaman calon Gereja Sampangan pada Hari Minggu Pon (Minggu ke 3 Bulan Agustus), tepatnya tanggal 21 Agustus 1977 dimulai pukul 08.00 WIB. Pada misa kudus itu juga dilantik 4 pamong Wilayah yaitu Bapak St. Suhud (Petompon I), Bapak St. Sanyoto (Petompon II), Bapak. A. Sumarno (Karang Kumpul), dan Bapak St. Sudarman (Sampangan). Tanggal tersebut ditetapkan sebagai tanggal kelahiran gereja/kawasan Sampangan.” 

Berdasarkan catatan tersebut, maka pada tahun 2017 Gereja Santo Paulus Sampangan genap berusia 40 tahun. Untuk mensyukuri hal tersebut, para Pengurus setelah berkonsultasi dengan Romo A.G. Luhur Prihadi, PR selaku Kepala Paroki sekaligus Romo Pendamping Wilayah sepakat mulai tahun 2017 kita mulai mentradisikan selain merayakan Pesta Pelindung 29 Juni juga merayakan Pesta Ulang Tahun pada tanggal 21 Agustus. Kedua momen penting tersebut dirangkai menjadi satu kesatuan utuh dimana Pesta Pelindung diupayakan sebagai acara Pembukaan berbagai kegiatan HUT GSPS dan Pesta Ulang Tahun sebagai Puncak Acara Syukur.

Para Pembaca Yang Terkasih,

Banyak hal yang kita alami selama perjalanan 40 tahun itu. Ada hal yang baik, namun kadang kita menemukan ada hal yang perlu diperbaiki pada masa yang akan datang (Next Time Better). Itu semua merupakan potret dinamika perjalanan umat yang terus berkembang. Kita pun patut bersyukur atas hal itu. Ada 2 hal pokok yang perlu dicatat sebagai bahan permenungan Para Romo, Para Pengurus dan seluruh umat khususnya di Wilayah Santo Paulus. Kedua hal tersebut adalah : Dinamika Iman (Rohaniah Umat) dan Dinamika Fisik sebagai Sarana Pendukung.

Wilayah, Para Ketua Lingkungan dan Segenap Pengurus periode-periode sebelumnya yang telah meletakkan fondasi dan sistem yang sangat baik untuk perkembangan GSPS, Para Ketua Lingkungan dan segenap Pengurus Periode 2015-2018 yang setia dengan sukacita terus memberikan pelayanan terbaik bagi Para Romo dan seluruh umat, Seluruh Umat yang terkasih baik sebagai kelompok PIA, PIR, OMK maupun sebagai Orang Dewasa dan Manula yang juga terus aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan gereja dan segenap masyarakat di sekitar Gereja yang setia menjaga toleransi hidup antar umat beragama. Selanjutnya secara khusus saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada segenap Panitia yang sudah merancang, melaksanakan, memonitor dan mengevaluasi  berbagai rangkaian kegiatan Pesta Panca Windhu GSPS yang sangat variatif dan kreatif. Akhirnya saya ucapkan “SELAMAT HUT KE 40 GSPS. TERUS GUYUB, SUKACITA DAN PEDULI”. Terima kasih. Berkah Dalem.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *