Lingkungan Santo Leonardus – Petompon II

Sejarah pembagian lingkungan

Pada awalnya lingkungan St. Leonardus Petompon II berasal dari Kring Petompon. Sejak tahun 1973 tidak ada istilah lingkungan, adanya istilah kring. Kring ini terdiri dari 3 blok, yaitu Petompon I, Petompon II, dan Karang Kumpul, kemudian ditambah lagi 1 blok yaitu Sampangan. Saat itu yang menjadi ketua kring adalah Bapak Stefanus Sanyoto. Beliau ini juga merupakan prodiakon pertama di Sampangan. Kembali ke-3 blok tadi, pada awalnya jumlah umat 3 blok tersebut adalah 25 orang, dan dari Petompon II ada 6 KK. Kemudian dari istilah “kring” berganti menjadi lingkungan. Kemudian berubah menjadi wilayah kawasan Sampangan.

Batas – batas lingkungan Petompon II adalah dari ujung jalan Tampomas Selatan hingga ujung jalan Kelud Utara.

Kegiatan – kegiatan lingkungan

Sejak tahun 1973 tersebut, kegiatan yang aktif di lingkungan Petompon II adalah koor, yang dilombakan antar lingkungan ; OMK dan pentas seni.

Namun saat ini, kegiatan yang aktif adalah kumpul misa di rumah-rumah dan doa rosario. Petompon II memiliki paguyuban bersama lingkungan Petompon I, yaitu Paguyuban Kerasulan Doa yang berdevosi kepada Hati Kudus Yesus. Mengapa memilih Hati Kudus Yesus? Karena banyak orang kini lebih memilih berdevosi kepada Bunda Maria dibandingkan Ke Hati Kudus Yesus dan melupakan Novena kepada Hati Kudus Yesus. Doa ini dilakukan tiap satu bulan sekali pada Jumat pertama pukul 19.00 setelah misa Jumat pertama. Dalam paguyuban itu dapat dilakukan sharing. Acara lain dari paguyuban ini adalah mendoakan orang sakit tiap hari Kamis jam 17.00 WIB di rumah keluarga atau Rumah Sakit.

 

Latar Belakang Pemilihan Nama Pelindung

Lingkungan Petompon II mengambil nama pelindung St. Leonardus. Nama ini diambil dari nama pelindung Bapak Sukestiyarno yang pernah menjadi pamong lingkungan Petompon II.